Bagi fotografer pemula atau mereka yang akan memulai hobi memotret, salah satu yang cukup susah merupakan menentukan kamera yang akan diaplikasikan. Apakah akan memakai kamera yang diaplikasikan oleh para profesional atau memakai kamera untuk para pemula?

Ketika memilih kamera untuk para pemula, kamera seperti apa yang pas? Kali ini admin akan membantu kamu utnuk memilihkan beberapa kamera Single-Lens Reflex (DSLR) yang pas bagi para fotografer pemula dengan harga yang terjangkau.

Canon EOS 1300D


Pertama kali disajikan kepada publik pada Maret 2016, kamera ini merupakan penerus Canon EOS 1200D.

Format Canon EOS 1300D tak nampak ada perubahan signifikan dengan pendahulunya. Fitur-fitur yang ada di kamera ini juga tak berbeda, merupakan sensor gambar 18 MP, rentang ISO dari 100 hingga 6400 dan bisa diekspansi hingga ke 12800. Kecepatan menjepret foto secara berturut-ikut (continuos shoot) juga sama, merupakan tiga foto (frame) per detik.

Perbedaan signifikan dari kamera Canon EOS 1300D dengan Canon EOS 1200D merupakan diaplikasikannya prosesor DIGIC 4+. Untuk kerja prosesor ini diklaim 60 persen lebih baik dari DIGIC 4 yang diaplikasikan di Canon EOS 1200D. Dengan prosesor ini kamera bisa terus menerus memotret di setelan JPG tanpa penurunan kecepatan memotret.

Pembaruan lain merupakan diaplikasikannya layar LCD ukuran tiga inci dengan resolusi 920.000 titik. Di seri sebelumnya, layar yang juga berfungsi sebagai viewfinder memiliki resolusi 460.000 titik.

Kamera ini di banderol dengan harga 5,38 juta saja. Bagi para fotografer pemula atau yang baru mulai menggeluti hobi memotret, harga hal yang demikian cukup terjangkau. Seandainya dibanding dengan kemampuannya, harga tadi termasuk value for money atau cocok dengan jumlah uang yang dikeluarkan.

Nikon D3400

Seperti Canon, Nikon juga memiliki kamera DSLR untuk pemula, Nikon D3400. Kamera yang diluncurkan pada Agustus 2016 ini merupakan substitusi Nikon D3300.

Keunggulan kamera ini memiliki sistem autofocus 11 titik, sanggup merekam video Full HD 1.080 pixel dengan frame rate mencapai 60 frameper detik, serta kecepatan memotret secara berturut-ikut sebanyak lima frame per detik.

Fitur terupdate dari Nikon D3400 merupakan Snapbridge. Teknologi ini untuk menghubungkan kamera dengan telepon terampil atau tablet PC Bluetooth Low Energy (BLE), yang lebih hemat energi ketimbang WiFi. Dengan Snapbridge kamera bisa terus menerus terhubung dengan telpon seluler tanpa seharusnya khawatir energi di baterai cepat habis.

Bagi yang suka unjuk karya di media sosial, fitur Snapbridge amat berguna, sebab tiap foto yang dijepret lantas terkirim ke telpon seluler dan kemudian bisa langsung diunggah ke berbagai media sosial yang kamu miliki.

Pengembangan lain di Nikon D3400 merupakan sistem autofocus (AF-P) yang lebih mulus dan tak bising untuk kebutuhan memotret dan membikin video. Nikon D3400 dengan lensa AF-P 18-55 mm F/3,5-5,6 VR dijual dipasaran di angka Rp5,7 jutaan.

Pentax K-50

Pentax juga memiliki kamera DSLR dengan harga yang terjangkau yang bisa dihasilkan alat untuk memperdalam kecakapan memotret, kamera itu yakni Pentax K-50. Kamera ini memiliki sensor CMOS APS-C 16,3 megapixel dan prosesor PRIME M untuk menghasilkan foto resolusi tinggi dan video dengan resolusi Full HD 1.920 x 1.080 pixel.

Pentax K-50 dihadirkan untuk menggantikan Pentax K-30, dan diklaim memiliki kecanggihan lebih apabila dibandingkan kamera DSLR lain di kelasnya, seperti bodi yang tangguh dengan fitur pelindung pengaruh cuaca sekitar, sehingga kamera konsisten bisa berfungsi dengan normal di pelbagai situasi cuaca.

Sementara kecakapan memotret berturut-ikut Pentax K-50 mencapai enam frame per detik, alternatif ISO yang tersedia mencapai ISO 51200, dan dukungan teknologi autofocus SAFOX IXi+ yang menawarkan performa autofocus yang pesat dan jitu.

Jangan takut jika hasil jepretan tidak fokus (blur) pengaruh kamera yang bergoyang shaking, sebab Pentax K-50 sudah dilengkapi fitur shake reduction system. Viewfinder di Pentax K-50 memiliki area bidik hingga 100 persen, meskipun kecepatan rana kamera mencapai 1/6.000 detik.

Untuk konektivitas dengan perangkat elektronik lain, Pentax K-50 memakai teknologi Eye-Fi. Teknologi ini memungkinkan hasil jepretan dipindahkan ke telpon seluler atau tablet PC lewat koneksi WiFi.

Pemaparan di atas bisa menjadi panduan ketika akan membeli kamera DSLR untuk memulai hobi fotografi.  paling penting ketika membeli kamera DSLR untuk pertama kalinya merupakan menentukan fitur yang ada di dalamnya, apakah fitur hal yang demikian cocok dengan kebutuhan.