Ruangan – Ruangan Di rumah adat dalam loka

Rumah adat dari provinsi Nusa Tenggara Barat ialah rumah dalam loka. Rumah ini adalah rancangan asli dari rumah raja raja Sumbawa pada kala waktu lalu. Dampak budaya Islam sangat besar di lokasi ini pada waktu lalu hingga ikut punya pengaruh pada segi adat dan kesukuan penduduk Sumbawa dalam nilai nilai syariat Islam yang berlaku di rumah adat dan tidak pula memiliki unsur arsitektur rumah klasik.

Bagian Ruangan Adat Dalam Loka

rumah klasik

  1. Lunyuk agung

Dibagian depan bangunan ada ruang bernama Lunyuk Agung yang berperan menjadi tempat musayawarah, resepsi atau acara pertemuan khusus yang lain.

  1. Lunyuk mas

Di samping Lunyuk Agung ada ruang yang bernama Lunyuk Mas, fungsinya ialah menjadi ruang khusus untuk permaisuri, istri-istri menteri serta staf khusus kerajaan saat dilangsungkan upacara adat.


  1. Ruangan dalam samping barat

Ada pula yang dimaksud Ruangan Dalam samping barat, ruangan-ruangan ini cuma disekat oleh kelambu fungsinya ialah menjadi tempat shalat, di samping utaranya adalah kamar tidur permaisuri serta dayang-dayang.

  1. Ruangan dalam samping timur

Ruangan Dalam samping timur terbagi dalam empat kamar serta ditujukan bagi putra/putri raja yang telah berumah tangga di ujung utara ruang ini ialah kamar pengasuh rumah tangga istana.

  1. Ruangan sidang

Dibagian belakang Bala Rea ada ruangan sidang, saat malam hari ruang ini jadikan tempat tidur beberapa dayang kerajaan.

  1. Kamar mandi

Kamar mandi terdapat di luar ruang induk yang memanjang dari kamar peraduan raja sampai kamar permaisuri.

  1. Bala bulo

Bala Bulo ada di samping Lunyuk Mas, terdiri atas 2 lantai, lantai pertama berperan menjadi tempat bermain putra/putri raja serta lantai ke-2 berperan menjadi tempat permaisuri serta istri beberapa bangsawan pada waktu melihat pertunjukan di lapangan istana.

Di luar komplek ini ada kebun istana (kaban alas), gapura atau tembok istana (bala buko), rumah jam (bala jam) serta tempat untuk lonceng istana. Bangunan ini dibuat berbahan kayu jati yang dihadirkan dari hutan jati imung serta atap terbuat dari seng yang didatangkan dari singapura dan menonjolkan kesan rumah klasik. Arsitek dari bangunan ini ialah Imam Haji Hasyim.